Id card merupakan kartu identitas yang terbuat dari bahan pvc sehingga seringkali disebut sebagai kartu pvc. Data- data yang umumnya tampil di id card adalah foto, logo, data diri, data perusahaan, barcode, dsb. Aplikasi id card bisa berupa kartu pelanggan, kartu pelajar, kartu mahasiswa, kartu NPWP, kartu anggota, dsb. Sedangkan penggunaannya bisa dilengkapi dengan barcode scanner, magnetic reader, dsb.
Seringkali dijumpai bahwa saat id card hendak di scan oleh barcode reader mengalami kesulitan pembacaan kode garisnya. Mengapa? Penyebabnya bisa berneka ragam misalnya barcodenya sudah buram, barcode tercetak tidak sempurna atau salah proses cetak dalam id card printer. Kok bisa?
Setting Cetak Barcode pada ID Card Printer
Ada 2 pilihan setting driver id card printer yaitu cetak dengan composite card dan true resin black. Keduanya pasti berbeda. Setting pada composite card artinya mencetak barcode menggunakan panel warna. Jika driver di setting pada proses cetak composite card dijamin barcode tidak bisa di scan karena yang diminta adalah setting true resin black.
Jika demikian segeralah kita bisa memastikan setting drivernya dengan langkah berikut ini.
- Keluarkan ribbon lalu lihatlah ribbon bekas cetaknya lalu cari barcode tercetak pada panel mana
- Jika barcode tercetak pada panel warna maka ini merupakan pencetakan composite dan barcode tidak akan terbaca
- Ubah setting printer di tab K-resin
- Apply dan jalankan kembali printer anda
Semoga uraian singkat ini cukup membantu permasalahan anda. Silahkan mengisi komentar di bawah ini.
Klik disini untuk kembali ke daftar blog.





















Comments
kirimin keemail iya.....
RSS feed for comments to this post.