Teknologi Pembacaan Mana Yang Cocok Untuk Usaha Anda?
Teknologi pembacaan (scanning) yang mengalami pengembangan akan memberikan banyak pilihan dalam solusi pengambilan data. Hingga saat ini ada 2 macam peralatan pengambilan data yaitu laser scanner dan digital imager. Memang tidak mudah juga menentukan teknologi pembacaan mana yang sesuai untuk aplikasi kita. Mengetahui keuntungan dan aplikasi ke-2 teknologi ini merupakan langkah awal membuat keputusan dalam pemilihan teknologinya. Namun kunci dalam penentuan pemilihan teknologi pembacaan adalah kebutuhan dan anggaran yang ada.
Symbology
Baik teknologi dengan laser scanner dan digital imager telah diprogram untuk mendecode simbol-simbol atau bahasa tertentu dari barcode. Symbology yang digunakan dalam aplikasi dapat membantu dalam menentukan teknologi pembacaan. Hal ini akan memberikan banyak keuntungan. Penggunaan simbol 2 dimensi (2D) yang banyak dipakai di swalayan akan lebih tepat menggunakan digital imager. Namun untuk aplikasi yang tidak membutuhkan pembacaan barcode 2D, laser scanner adalah pilihan yang bagus. Berikut ini diberikan contoh barcode 1D (kiri) dan 2D (kanan).

Laser Scanner
Laser scanner memberikan hasil baca yang akurat, hal ini akan bermanfaat bagi operator untuk mencapai produktifitas kerjanya. Laser scanner cukup handal untuk mendekoding barcode dengan jangkauan yang lebar dan dapat mencapai 50% lebih dari jangkauan digital imager. Karena teknologi pembacaan laser telah di sempurnakan maka scanner ini sedikit mahal dibanding digital imager. Meskipun laser scanner tidak bisa membaca simbol-simbol 2D tapi bisa membaca simbol yang mirip 2D yaitu PDF417. Laser scanner memiliki sejumlah keuntungan dalam banyak aplikasi dan bisa menjadi pilihan teknologi yang dapat dipertimbangkan yaitu:
- Mendecoding pada jarak yang jauh
- Mendecoding UPC/EAN dan barcode 1D lain yang dipakai di swalayan
- Aplikasi yang membutuhkan toleransi gerakan
- Tempat-tempat perbelanjaan
Disamping laser scanner terbukti memiliki keutungan dalam aplikasi tertentu, namun dalam kondisi lain bisa lebih cocok menggunakan digital imager atau kombinasi kedua teknologi tersebut. Berikut ini diberikan contoh simbol PDF417.

Digital Imager
Lebih lanjut tentang barcode 1D, digital imager yang kadang dinamakan dengan area imager dapat mendecode barcode 2D. Barcode 2D dapat di encode untuk banyak informasi daripada barcode 1D, membuat digital imager untuk transportasi, logistik dan aplikasi tracking. Digital imager memungkinkan pembacaan barcode secara omni-directional, mengurangi kebutuhan menampung peralatan scanning. Dalam hal pembacaan, digital imager berkinerja tinggi dapat mengambil dan mentranfer gambar dan membaca dokumen. Digital imager mempunyai kapabilitas pembacaan direct part marking (DPM) yaitu suatu metode menandai suatu produk secara permanen. DPM semakin populer dan memungkinkan sebuah produk dapat dilacak. Digital imager memiliki banyak keuntungan dalam aplikasi tertentu yaitu:
- Mendekoding semua jenis barkode 1D dan 2D
- Mendekoding DPM
- Mendekoding informasi tracking
- Mengambil /capture gambar untuk managemen inventory
- Mengkombinasi decoding barcode, capture gambar dan capture tanda tangan dalam peralatan tunggal
Nah Teknologi Mana Yang Akan Anda Pakai?
Ketika dipakai dalam tempat yang tepat, laser scanner dan digital imager memiliki beberapa keunggulan. Sekali waktu, memungkinkan penggunaan kombinasi kedua teknologi tersebut. Keduanya bisa menambah produktifitas, memperbaiki efisiensi dan mengurangi biaya operasional. Ketika memilih teknologi data capture, kita harus menerapkan analisis yang mendalam terhadap kemampuan dan keuntungan masing-masing teknologi ini. Mengenal ke-2 teknologi ini akan mejadi kunci yang memberi keuntungan terhadap usaha anda.
Kembali ke daftar blog atau mengetahui pengetahuan dasar tentang barcode.






















Comments
visit : akhmad06.student.ipb.ac.id
RSS feed for comments to this post.